Bangka Barat, Terabas com — Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Babel Tahun 2026 menyajikan salah satu drama paling memikat di Stadion Depati Amir pada Jumat (6/11/2026). Kesebelasan tuan rumah, Bangka Barat, sukses mengamankan tiga poin krusial usai menaklukkan rival sekotanya, PS Bangka Selatan, dengan skor tipis 2-1.
Pertandingan sarat gengsi di Grup B ini berjalan dengan intensitas tinggi sejak peluit kick-off dibunyikan. Duel penuh emosi tersebut diwarnai oleh drama penalti, kartu merah langsung, gelombang kartu kuning, hingga gol bunuh diri yang menjadi penentu kemenangan.
Bangka Barat langsung mengambil inisiatif menyerang untuk memecah kebuntuan. Hasilnya, peluang emas lahir melalui titik putih setelah lini pertahanan PS Bangka Selatan melakukan pelanggaran di area terlarang. Pemain bernomor punggung 10 sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo, membawa Bangka Barat unggul 1-0.
Namun, keunggulan tuan rumah tidak bertahan lama. PS Bangka Selatan merespons cepat melalui skema serangan balik terstruktur. Gelandang kreatif mereka yang mengenakan nomor punggung 8, Levi, berhasil melepaskan tendangan terukur yang merobek jala gawang Bangka Barat, mengubah skor menjadi 1-1.
Menjelang turun minum, petaka menimpa kubu skuad asuhan lawan. Pemain anyar PS Bangka Selatan, Zaki Ferrari (nomor punggung 7), diganjar kartu merah langsung oleh pengadil lapangan akibat pelanggaran keras. Skor imbang 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Memasuki paruh kedua, jalannya laga semakin memanas. Bangka Barat sebenarnya memiliki kans emas untuk memperlebar jarak setelah kembali dihadiahi tendangan penalti kedua. Sayangnya, eksekusi yang diambil oleh Agung Pratama gagal berbuah gol setelah bola meluncur tipis di sisi luar kanan gawang.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, stadion kembali bergemuruh pada menit-menit akhir. Berawal dari kemelut dari situasi sepak pojok, bek PS Bangka Selatan, Arozki, secara tidak sengaja menanduk bola ke gawang sendiri saat berupaya menghalau bola rebound. Gol bunuh diri tersebut memastikan keunggulan 2-1 untuk Bangka Barat hingga peluit panjang dibunyikan.
Guyuran Bonus Spontan dari Wabup Bangka Barat,Kemenangan dramatis ini mendapat apresiasi langsung dari jajaran Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.
Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, yang hadir langsung di tribun VVIP Stadion Depati Amir bersama Asisten Pemkab Babar, Yuwanda Eka Putra, tak kuasa menyembunyikan rasa bangganya. Sebagai bentuk motivasi instan, Yus Derahman secara spontan menyerahkan bonus uang tunai sebesar Rp 1.000.000 kepada pencetak gol pembuka, Agung Pratama, langsung di lapangan.
“Alhamdulillah, hari ini agak deg-degan sedikit tapi alhamdulillah menang kita. Untuk selanjutnya kita masih ikut ya,” ujar Yus Derahman usai pertandingan.
Kehadiran orang nomor dua di Bangka Barat ini diyakini mampu mendongkrak mental bertanding skuad di lapangan. Ia juga berpesan agar para pemain tidak cepat puas dan terus menjaga fokus tinggi menatap laga-laga selanjutnya. Pemerintah daerah, lanjutnya, telah menyiapkan komitmen apresiasi lanjutan demi memacu prestasi terbaik hingga partai puncak.
Menanti Penentuan di Ujung Klasemen Grup B Kemenangan ini membuat peta persaingan di papan atas Grup B Porprov VII Babel 2026 kian memanas. Tambahan tiga poin mengantarkan Bangka Barat mengoleksi total 6 poin, menyamai perolehan angka PS Bangka Selatan.
Ketua Askab PSSI Bangka Barat, Allani, memaparkan posisi taktis timnya usai laga penutup fase grup tersebut. Menurutnya, saat ini Bangka Barat berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan catatan dua kali menang, serta memasukkan dan kemasukan gol yang sama (5-5), kalah produktivitas dari PS Bangka Selatan.
“Hasil pertandingan ini membuat kita naik ke peringkat kedua dengan koleksi 6 poin. Kita 2 kali menang dan kalah produktivitas gol dengan Bangka Selatan,” jelas Allani.
Nasib kelolosan skuad Bangka Barat ke babak semifinal kini berada di ujung tanduk dan sangat bergantung pada hasil laga antara Belitung Timur melawan Belitung. Allani secara tegas berharap agar laga s tersebut menjunjung tinggi nilai sportivitas murni tanpa ada intervensi hasil di luar lapangan.
“Kita berharap agar Belitung bisa membawa nilai poin 3 nanti melawan Belitung Timur sehingga kita bisa lolos ke semifinal pada Porprov VII Babel ini. Harapan kita tidak ada permainan sepak bola gajah atau permainan sabun,” pungkasnya.
Sumber; Humas KONI Bangka Barat.
(*/Yuliana).



